Artikel › Renungan  
Selasa, 23 Desember 2014
Lahir dari Anak Dara
Renungan
Kelahiran dari Anak Dara

Oleh: Ruslan Christian

“Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" --yang berarti: Allah menyertai kita”


Bacaan: Yes. 7:14; Mat. 1:23


           Kehidupan zaman ini sarat dengan problematika, tantangan, dan kefrustrasian. Sebab itu ciri zaman ini adalah hidup penuh stres. Setiap hari kita mendengar dan melihat dari pelbagai media tentang konflik, bencana, beragam kejahatan, pembunuhan, dan lain sebagainya. Kita dan orang-orang di sekeliling juga bagian dari manusia berdosa dan tidak jarang dirundung persoalan. Stres telah menambah jumlah orang yang “sakit” jiwa dan fisik. Sebab itu kita memerlukan Pribadi yang berkuasa memberi pertolongan dan berempati dengan kita. Pribadi unik tersebut hanya ada dalam diri Yesus Kristus, Sang Juruselamat dan Tuhan. 
           Kelahiran Kristus melalui perawan Maria sangat penting dan memiliki dampak besar bagi hidup kita pada zaman ini. Pertama, kelahiran dari anak dara menyatakan Kemahakuasaan Allah. Hanya Allah yang sanggup membuat kelahiran ajaib di luar hukum alam dan kemampuan manusia. Jika kita berupaya menanggung beban hidup dengan kekuatan diri sendiri, maka risiko munculnya beragam penyakit fisik dan jiwani akan sulit kita hindarkan. Allah Mahakuasa saja yang dapat menolong kita melalui kehidupan yang sarat dengan tantangan zaman ini.
           Kedua, kelahiran Kristus dari seorang perawan menegaskan bahwa keselamatan dapat terwujud hanya melalui karya Allah. Kelahiran Kristus melalui perawan Maria - bukan hasil perkawinan jasmaniah dengan Yusuf - menegaskan bahwa keselamatan hanya dapat diperoleh melalui campur tangan Allah saja. Segala usaha manusia sia-sia dan karya Allah yang supra-alami saja yang dapat menyelamatkan kita. Kelahiran dari anak dara menunjukkan bahwa keselamatan hanya oleh anugrah Allah saja.
           Ketiga, kelahiran Kristus dari anak dara Maria menunjukkan keAllahan dan keinsanianNya yang sempurna. Keunikan perpaduan keIlahian dan keinsanian sejati ini memungkinkan Ia mewakili Allah untuk menyelamatkan manusia, mewakili manusia  untuk diselamatkan Allah, dan menjadi Mediator sejati. Juga sebagai Manusia sejati, Ia sanggup menjadi Imam Besar yang merasakan kesulitan kita dan memberi pertolongan bagi kita.
           Fakta tentang kelahiran Yesus melalui anak dara bukan untuk sekedar kita pahami dengan nalar kita, melainkan untuk kita imani dan berlakukan dalam kehidupan kita.

Renungan: Menyambut Natal berarti menyambut Dia dalam hati kita yang terdalam dan
               menundukkan diri di bawah keTuhananNya yang ajaib.
 

Jangan Takut  Rabu, 28 Desember 2016
Bertumbuh dalam Iman  Sabtu, 26 September 2015
Iman dan Hati Nurani yang Murni  Minggu, 01 Desember 2013
Pembenaran Hanya oleh Iman  Jumat, 01 November 2013
Kerja  Senin, 11 Februari 2013
WAKTU  Jumat, 01 Februari 2013
Visi & Misi 
Ayat-Ayat 
    Allah, Dialah yang mengikat pinggangku dengan keperkasaan dan membuat jalanku rata;
    Mazmur 18:32
    Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;
    Mazmur 37:5
    Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan;
    Amsal 3:7
    Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!
    Yeremia 17:7
    Berjaga-jagalah! Berdirilah dengan teguh dalam iman! Bersikaplah sebagai laki-laki! Dan tetap kuat!
    1 Korintus 16:13
    Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
    Amsal 3:5-6
    "Tetapi kamu ini, kuatkanlah hatimu, jangan lemah semangatmu, karena ada upah bagi usahamu!"
    2 Tawarikh 15:7
    "Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin."
    Matius 19:26
    Persembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
    Roma 12:1
    Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada TUHAN!
    Mazmur 31:24
    Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
    I Korintus 13:4
    Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan.
    1 Korintus 3:7
    Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
    Roma 8:28
Galeri 

  
 
 
Home

Profil GKA Trinitas

Sejarah GKA Trinitas

Visi dan Misi

Jadwal Kegiatan

Artikel

Artikel Khusus

Renungan

Warta Gereja

Galeri GKA Trinitas

Hubungi Kami

Warna Sari

Jl. Kayun 22 Surabaya
Telp. 031.532 2693, 546 8684
Fax. 031.547 4175
E-mail: tu@gkatrinitas.org


Copyright 2011 GKA Trinitas Surabaya. All Rghts reserved